{"id":61,"date":"2026-02-02T18:23:49","date_gmt":"2026-02-02T18:23:49","guid":{"rendered":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/?p=61"},"modified":"2026-02-02T18:23:49","modified_gmt":"2026-02-02T18:23:49","slug":"masyarakat-pangandaran-apresiasi-konektivitas-jalan-dan-jembatan-lintas-pantai-dari-timur-hingga-cimerak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/?p=61","title":{"rendered":"Masyarakat Pangandaran Apresiasi Konektivitas Jalan dan Jembatan Lintas Pantai dari Timur hingga Cimerak"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\"><a href=\"http:\/\/beritapangandaran.web.id\">beritapangandaran.web.id<\/a> \u2013 Masyarakat Kabupaten Pangandaran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terwujudnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan lintas pantai yang kini menghubungkan kawasan wisata dari Pantai Timur Pangandaran hingga Pantai Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, perbatasan Kabupaten Tasikmalaya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Pembangunan konektivitas tersebut mencakup jalur pesisir yang menghubungkan Pantai Timur Pangandaran, Batu Hiu, Batu Karas, Madasari, hingga Legok Jawa melalui sejumlah jembatan strategis, di antaranya Jembatan Merah, Jembatan WR, Jembatan Sodong\u2013Kopo, serta beberapa jembatan penghubung di kawasan pelabuhan dan muara sungai.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Mantan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, menyampaikan bahwa pembangunan jalan dan jembatan lintas pantai ini merupakan hasil dari perencanaan jangka panjang yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan lintas pemerintahan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cSejak awal saya menjabat, dasar pemikiran saya ada dua, yaitu penataan kawasan pesisir dan konektivitas lintas pantai. Tujuannya agar akses wisata tidak terpusat hanya di Pangandaran, tetapi menyebar sampai Batu Hiu, Batu Karas, Madasari, hingga Cimerak,\u201d ujar Jeje.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Menurutnya, konektivitas tersebut menjadi kunci pemerataan kunjungan wisata dan pergerakan ekonomi masyarakat. Dengan tersambungnya jalur pantai, keramaian wisata tidak menumpuk di satu titik, melainkan menyebar ke berbagai destinasi.<br \/>\n\u201cKalau jalannya nyambung, Pangandaran rame, Batu Hiu rame, Batu Karas rame, Madasari rame. Itu artinya ekonomi masyarakat bergerak merata,\u201d jelasnya.<br \/>\nJeje juga menekankan pentingnya tidak<\/p>\n<p dir=\"ltr\">melupakan peran seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut, mulai dari pemerintah provinsi hingga pemerintah daerah, sesuai prinsip jas merah.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cIni bukan kerja satu orang atau satu periode. Saya ingin menghormati semua yang punya jasa, mulai dari Pak Ridwan Kamil, Pak Bey Machmudin, sampai Pak Dedi Mulyadi. Semua melanjutkan dan menyempurnakan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Ia menjelaskan, proses pembangunan jembatan dan jalan pesisir dimulai sejak 2022 melalui tahap uji coba, dilanjutkan pembangunan struktur bawah dan abutmen pada 2023. Penganggaran kemudian berlanjut pada 2024 dan pelaksanaan fisik utama diselesaikan pada 2025, meskipun sempat menghadapi kendala teknis dan penganggaran.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cAwalnya yang diusulkan itu jalan lintas pesisir, tetapi karena ada muara dan bentang sungai, secara teknis harus dibangun jembatan terlebih dahulu. Akhirnya sebagian pembiayaan jembatan menggunakan APBD karena anggaran provinsi tidak bisa dicairkan,\u201d ungkap Jeje.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Selain mendukung sektor pariwisata, pembangunan infrastruktur ini dinilai berdampak langsung terhadap meningkatnya minat investasi di wilayah selatan Pangandaran.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cTugas pemerintah itu menyiapkan infrastruktur dan regulasi. Ketika jalannya ada, investor menghitung sendiri potensi balik modalnya. Sekarang investasi mulai masuk, bahkan nilainya hampir menyentuh Rp1 triliun,\u201d katanya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Sementara itu, masyarakat Pangandaran melalui pernyataan terbuka juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan tersebut.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">\u201cKami masyarakat Pangandaran sangat berterima kasih atas terbangunnya jalan dan jembatan penghubung pantai ini. Akses kami lebih mudah dan ekonomi warga ikut meningkat,\u201d ujar salah seorang perwakilan warga.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Saat ini, jalur pesisir dari Pantai Timur Pangandaran hingga Legok Jawa telah dapat dilalui kendaraan dan menjadi akses alternatif strategis bagi wisatawan maupun masyarakat lokal. Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap, di bawah kepemimpinan Bupati Citra Pitriyami, pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur lintas pantai ini dapat terus dilanjutkan demi memperkuat Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat. (Raswati)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>beritapangandaran.web.id \u2013 Masyarakat Kabupaten Pangandaran menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas terwujudnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan lintas pantai<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":62,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","_jetpack_newsletter_access":"","_jetpack_dont_email_post_to_subs":false,"_jetpack_newsletter_tier_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paywalled_content":false,"_jetpack_feature_clip_id":0,"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":"","jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[11],"tags":[17],"class_list":["post-61","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-pembangunan","tag-masyarakat-pangandaran-apresiasi-konektivitas-jalan-dan-jembatan-lintas-pantai-dari-timur-hingga-cimerak"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/IMG-20260105-WA0022.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=61"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":63,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/61\/revisions\/63"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/62"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=61"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=61"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritapangandaran.web.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=61"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}