Berita Pembangunan

Bapenda Pangandaran Libatkan Pegawai Lintas Bidang untuk Optimalkan PAD Sektor Wisata Saat Musim Liburan

beritapangandaran.web.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran menegaskan bahwa penugasan personel tambahan di kawasan wisata dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional dan mengacu pada regulasi yang berlaku guna mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Pangandaran, Asep Rusli, mengatakan bahwa peningkatan jumlah wisatawan pada periode libur panjang, akhir pekan, maupun perayaan tahun baru menyebabkan kebutuhan petugas di lapangan meningkat. Karena itu, Bapenda melibatkan pegawai dari berbagai bidang untuk membantu pelayanan dan pengelolaan di kawasan wisata.

Menurut Asep, kebijakan tersebut diterapkan ketika jumlah kunjungan wisatawan mengalami lonjakan yang tidak dapat sepenuhnya ditangani oleh petugas yang bertugas pada kondisi normal. Personel tambahan ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk objek wisata hingga area pantai dan lokasi pelayanan lainnya.

Ia menjelaskan, pelibatan pegawai dilakukan dengan tetap mempertimbangkan capaian kinerja dan tanggung jawab utama masing-masing. Pegawai yang telah mencapai target pendapatan, khususnya pada sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dapat diperbantukan ke sektor wisata. Sementara pegawai yang masih memiliki tugas penting dalam pencapaian target pendapatan tetap difokuskan pada pekerjaan pokoknya.

Asep menegaskan seluruh kebijakan yang diterapkan Bapenda memiliki landasan hukum yang jelas, baik berdasarkan undang-undang, peraturan pemerintah, peraturan daerah, maupun ketentuan teknis lainnya. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai aturan dan menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

Selain itu, Bapenda juga merespons berbagai informasi dan komentar yang berkembang di masyarakat terkait pengelolaan sektor wisata. Menurutnya, pemahaman mengenai mekanisme pemungutan pajak dan retribusi daerah perlu disampaikan secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Bapenda terbuka terhadap masukan, kritik, maupun keluhan dari masyarakat dan pelaku usaha. Setiap kebijakan dapat dijelaskan berdasarkan aturan yang berlaku sehingga masyarakat memahami tujuan dan dasar pelaksanaannya,” ujar Asep.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat, Bapenda berharap sektor pariwisata dapat terus memberikan kontribusi optimal terhadap PAD Kabupaten Pangandaran. Peningkatan pendapatan daerah tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat. (Wal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *